Tak ayal, hadirnya Sosial Media sebagai bukti berkembangnya teknologi pun menjadi suatu hal yang sangat dibutuhkan saat ini oleh masyarakat di zaman sekarang. siapa yang tidak mengenal Facebook, Twitter dll. bukan hanya kaula muda, kalangan orang tua sampai anak-anak pun sudah mulai mengenal sarana Sosial Media Tersebut.
Namun secara tidak disadari, hal tersebut membuat banyak sekali perubahan di dalam pola fikir serta prilaku. kebebasan "berexpresi" di dunia maya seperti sosial media ternyata berimbas pula terhadap expresi di dunia nyata. jika kita sedang asik ber-Facebook ria, rasanya tidak ada larangan untuk melakukan apapun. bahkan banyak anak muda yang mengumbar masalah pribadi di dalam status Facebook, bahkan juga banyak yang saling mencaci, saling sindir dll. itu semua bukti kebebasan dalam berexpresi disana. walaupun tidak semua namun sebagian besar memang begitu Faktanya.
Yang akhirnya, prilaku semua itu berimbas terhadap prilaku sehari-hari di kehidupan nyata. seolah sudah menganggap hidup ini bebas tanpa beban tanpa larangan. sebagian contoh sudah mulai nampak, maraknya pergaulan bebas pun semakin menjadi. anak muda, orang tua bahkan anak-anak pun sudah mulai terbawa ke dalam lingkarang pergaulan bebas. bukan hanya itu saja, paradigma kebebasan pun menular pada prilaku yang lain.
Mungkin itu sedikit perumpamaan fakta yang terjadi di zaman sekarang ini. tentunya, hal itu berdampak pada segi kereligiusan. ironis nya, masyarakat indonesia yang mayoritas 80% lebih memeluk agama islam ternyata itu semua sudah menjadi topeng semata. secara kasar bisa dibilang sebagian besar hanya memeluk "Islam KTP". yang mana, islam hanya di jadikan identitas semata, bukan menjadi sesuatu yang sakral dalam menjalakannya. umpamanya, orang-orang sudah merasa tidak berdosa jika tidak melaksanakan shalat, padahal shalat merupakan Tiang Agama, apa arti sebuah rumah jika tanpa tiang?
Itu semua sebuah fenomena yang terjadi di zaman sekarang. faktor keyakinan dan keimanan didalam diri yang tipis sehingga tidak mampuh menahan gejolak pergaulan dalam berkembangnya zaman.
0 komentar
Post a Comment